Categories
  • Artikel dan Publikasi
  • Fatwa dan Hukum Islam
  • Galeri Foto dan Video
  • Kegiatan dan Program
  • mrplaycasino
  • Pendidikan dan Dakwah
  • vulkanvegascasino
  • wildzcasino
  • Perspektif Islam terhadap Pluralisme Agama yang Berkembang Saat Ini

    Dec 22 2025163 Dilihat


    MUI dan ICMI Jembrana Gelar Dialog Perspektif Islam terhadap Pluralisme Agama
    Jembrana, Senin (22/12/2025) — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jembrana bekerja sama dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Jembrana menyelenggarakan dialog bertajuk “Perspektif Islam terhadap Pluralisme Agama yang Berkembang Saat Ini.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas maraknya perbincangan publik terkait isu pluralisme agama, termasuk munculnya konsep pesantren pluralisme di beberapa daerah di Indonesia.

    Kegiatan dialog ini diselenggarakan oleh MUI Kabupaten Jembrana, dengan Ketua ICMI Orda Jembrana, Agus Setiawan, S.Kom., M.M., bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana dan Di Moderatori Oleh Bapak H. Muhammad Yunus, S.Pd. I  ( Anggota DPRD  KabupatenJembrana ) Dialog menghadirkan dua narasumber utama, yakni KH. Tafsil, LC, M.Pd dan Edi Susilo, SE, MM, AK, CA, serta dihadiri oleh tokoh agama, cendekiawan, dan perwakilan masyarakat.
    Dalam sambutannya selaku Ketua Panitia, Agus Setiawan, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan menghormati perbedaan. Namun demikian, Islam juga memiliki prinsip yang tegas dalam menjaga kemurnian akidah. Hal tersebut sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Kafirun ayat 6, “Untukmu agamamu, dan untukkulah agamaku.”
    Ia menekankan bahwa toleransi dalam Islam tidak berarti mencampuradukkan ajaran agama, menyamakan seluruh agama, ataupun mempraktikkan ibadah dan syariat agama lain. Toleransi dipahami sebagai sikap saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, serta bekerja sama dalam kebaikan tanpa mengaburkan batas-batas akidah.

    Dalam pemaparannya, KH. Tafsil, LC, M.Pd, selaku Ketua MUI Kabupaten Jembrana sekaligus Penasihat ICMI Orda Jembrana, menegaskan bahwa Islam telah mengajarkan toleransi yang luas dalam kehidupan sosial. Namun dalam perspektif teologi (akidah), Islam memiliki prinsip yang tegas dan tidak dapat disamakan dengan ajaran agama lain, meskipun hidup di tengah masyarakat yang plural.
    Menurutnya, Al-Qur’an secara jelas membedakan antara pengakuan terhadap keberagaman sosial dan keteguhan dalam keyakinan teologis, sebagaimana ditegaskan dalam Surat Ali Imran ayat 85, Al-Baqarah ayat 42, serta Al-Maidah ayat 3, yang menegaskan kesempurnaan ajaran Islam dan larangan mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan.
    KH. Tafsil menegaskan bahwa pluralisme dalam pengertian sosial, yakni hidup berdampingan secara damai dalam keberagaman, merupakan keniscayaan yang sejalan dengan ajaran Islam. Namun pluralisme teologis yang menyamakan seluruh agama atau mencampuradukkan ajaran ibadah tidak dibenarkan dalam Islam.

    Sementara itu, Edi Susilo, SE, MM, AK, CA, selaku Wakil Ketua MUI Kabupaten Jembrana sekaligus Ketua Dewan Pakar ICMI Orda Jembrana, menyampaikan bahwa Islam secara tegas mengajarkan toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman, khususnya dalam hubungan sosial dan kemanusiaan. Namun Islam juga memberikan batasan yang jelas dalam persoalan akidah dan ibadah. Ia mengutip sejumlah ayat Al-Qur’an, di antaranya Surat Al-Kafirun ayat 6, Ali Imran ayat 19, Al-Baqarah ayat 256, dan Al-Mumtahanah ayat 8, yang menunjukkan keseimbangan ajaran Islam antara keteguhan akidah dan keluhuran akhlak sosial. Toleransi, menurutnya, bukanlah penyamaan seluruh agama, melainkan sikap saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan bekerja sama dalam nilai-nilai kemanusiaan tanpa mengorbankan prinsip keyakinan.

    Melalui dialog ini, MUI Kabupaten Jembrana bersama ICMI Orda Jembrana berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh dan proporsional mengenai pluralisme agama dalam perspektif Islam, sehingga mampu menjaga kemurnian akidah sekaligus memperkuat toleransi yang sehat, berkeadaban, dan bertanggung jawab demi terwujudnya kerukunan umat beragama di Indonesia.

    Share to

    Related News

    PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR MUI KABUPATEN ...

    by Dec 04 2025

    Jembrana – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jembrana resmi memulai langkah besar dalam pemb...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top